• Jelajahi

    Copyright © KompasJateng
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Massa Aksi Pati Bangkit Desak Pembebasan Sudewo Saat Sidang Perdana Digelar

    Senin, 15 Juni 2026, Juni 15, 2026 WIB Last Updated 2026-06-15T10:49:31Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    SEMARANG,KOMPASJATENG.COM – Ribuan warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam gerakan Aksi Pati Bangkit memadati halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (15/6/2026). Mereka hadir untuk mengawal sidang perdana Bupati Pati nonaktif Sudewo sekaligus memberikan dukungan moral kepada mantan orang nomor satu di Kabupaten Pati tersebut.


    Sejak pagi hari, kawasan sekitar Pengadilan Tipikor Semarang telah dipenuhi massa yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati. Mereka tiba menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kendaraan elf, hingga mobil pribadi.


    Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sekitar 1.500 warga hadir dalam aksi tersebut. Massa terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pedagang hingga warga umum yang mengaku datang secara sukarela sebagai bentuk dukungan terhadap Sudewo.


    Dalam aksi itu, massa menyuarakan tuntutan agar Sudewo dibebaskan dari proses hukum yang saat ini tengah dijalaninya. Mereka menilai kepemimpinan Sudewo masih dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Pati.


    Sidang perdana yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang membahas dua perkara yang menjerat Sudewo. Pertama, dugaan pemerasan terkait pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati. Kedua, dugaan keterlibatan dalam kasus suap proyek jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).


    Diketahui, Sudewo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Januari 2026 terkait dugaan pemerasan dalam pengisian perangkat desa. Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam perkara suap proyek jalur kereta api saat masih menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI.


    Meski cuaca panas menyengat, massa tetap bertahan di lokasi aksi. Mereka membentangkan berbagai spanduk dan poster berisi dukungan kepada Sudewo serta menampilkan sejumlah capaian pembangunan yang dinilai berhasil diwujudkan selama masa kepemimpinannya.


    Beberapa poster yang tampak di lokasi bertuliskan "Suara Rakyat Pati, Bebaskan Sudewo" dan "Kami Sangat Menunggu Kedatanganmu untuk Membangun Pati, Bebaskan Sudewo."


    Sekitar pukul 09.00 WIB, mobil tahanan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang membawa Sudewo memasuki area Pengadilan Tipikor Semarang. Kedatangannya langsung disambut sorak-sorai dan teriakan dukungan dari ribuan warga yang telah menunggu sejak pagi.


    "Bebaskan Sudewo! Bebaskan Sudewo! Kita akan lawan!" teriak massa secara bergantian.


    Saat turun dari mobil tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan tangan diborgol, Sudewo tampak melambaikan tangan ke arah para pendukungnya sebelum memasuki ruang sidang dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.


    Koordinator aksi, Sutirto, mengatakan kehadiran masyarakat merupakan bentuk dukungan moral kepada Sudewo yang dinilai telah membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Pati.


    "Hari ini masyarakat Kabupaten Pati datang dengan hati nurani. Kami ingin membebaskan pemimpin kami karena kepemimpinan Pak Sudewo masih sangat diperlukan masyarakat," ujar Sutirto.


    Menurutnya, terdapat tiga tuntutan utama yang dibawa massa dalam aksi tersebut. Pertama, meminta Sudewo dibebaskan dari seluruh tuduhan hukum yang menjeratnya. Kedua, memulihkan nama baik Sudewo dari tuduhan yang disangkakan oleh KPK. Ketiga, mengembalikan Sudewo ke Kabupaten Pati agar dapat kembali memimpin daerah tersebut.


    Sutirto menambahkan, peserta aksi berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Pati Utara, Pati Selatan, Pati Timur hingga Pati Tengah.


    Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, sejumlah peserta aksi juga menyoroti pembangunan infrastruktur yang dilakukan selama masa kepemimpinan Sudewo. Mereka mengklaim berbagai proyek jalan, irigasi, dan fasilitas publik mengalami percepatan pembangunan serta mendapat pengawasan langsung dari Sudewo saat menjabat sebagai bupati.


    Aksi pengawalan berlangsung sejak sidang dimulai hingga berakhir. Massa menyatakan akan terus hadir dalam setiap agenda persidangan berikutnya sebagai bentuk dukungan terhadap Sudewo.


    "Kami akan terus hadir mengawal setiap sidang. Jika suara rakyat Pati tidak didengar, massa yang datang akan semakin banyak," tegas Sutirto.


    Sidang perdana Sudewo menjadi perhatian publik karena menyangkut dua perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani KPK. Sementara itu, aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar lokasi guna memastikan jalannya persidangan dan aksi massa berlangsung aman dan kondusif.(ITO)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini