• Jelajahi

    Copyright © KompasJateng
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Rinto Subekti Calon Tunggal Ketua DPD Demokrat Jateng, Siap Besarkan Partai Menuju 2029

    Jumat, 17 April 2026, April 17, 2026 WIB Last Updated 2026-04-17T17:44:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    SEMARANG ,KompasJATENG.com– Nama Rinto Subekti mencuat sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV yang digelar di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jumat (17/4) malam.


    Sejak pembukaan Musda berlangsung, kader Demokrat Jawa Tengah yang hadir secara kompak menyerukan nama Rinto untuk kembali memimpin partai di tingkat provinsi tersebut.


    Meski demikian, Rinto belum secara langsung mengklaim dukungan tersebut sebagai kepastian dirinya terpilih. Ia menegaskan tetap menunggu keputusan resmi dari para pemilik suara dalam forum Musda.


    “Ya, kita lihat hasilnya nanti pada saat musyawarah daerah ini, dari pemilik suara akan mendukung siapa. Kita lihat saja nanti, kita sabar menanti saja,” ujar Rinto usai pembukaan Musda.


    Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan adanya calon lain, Rinto mengakui dirinya menjadi satu-satunya kandidat yang muncul dalam Musda kali ini.


    “Iya, calon tunggal. Kita sabar dulu saja, kita tunggu. Pada prinsipnya saya apabila dipercaya sama pemilik suara, kami siap untuk berjuang membesarkan Partai Demokrat,” katanya.


    Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi bagi partai, baik terpilih maupun tidak sebagai ketua DPD.


    “Walaupun kami juga tidak jadi ketua DPD, kami siap berjuang untuk membesarkan Partai Demokrat,” imbuhnya.


    Dalam sambutannya, Rinto turut menyinggung perjalanan kepemimpinannya selama lima tahun terakhir. Ia mengakui tidak semua kebijakan yang diambil dapat diterima oleh seluruh kader.


    “Mungkin selama kami memimpin lima tahun ini, banyak keputusan dan kebijakan kami yang tidak sesuai dengan arah dan pikiran teman-teman kader Demokrat di Jawa Tengah. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya.


    Menurutnya, Musda menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali soliditas internal partai di Jawa Tengah.


    “Kita lakukan musda ini untuk mencari tujuan yang terbaik agar Partai Demokrat di Jawa Tengah insya Allah akan lebih besar ke depan, khususnya menuju 2029,” jelasnya.


    Rinto juga menyoroti tantangan politik ke depan, termasuk belum adanya kepastian terkait revisi Undang-Undang Pemilu di tingkat nasional.


    “Tantangan di Jawa Tengah cukup besar. Apalagi kita tahu kita belum menerima dari apa yang menjadi kesepakatan di DPR RI dan pemerintah terkait revisi Undang-Undang Pemilu,” katanya.


    Ia pun mengajak seluruh kader Demokrat di Jawa Tengah untuk siap menghadapi berbagai dinamika politik ke depan.


    “Saya berharap seluruh kader Partai Demokrat Jawa Tengah apapun yang sudah disepakati nantinya kita harus siap. Untuk itu kita harus lebih kuat lagi setelah Musda ini,” tandasnya.(Felix)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini