• Jelajahi

    Copyright © KompasJateng
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Program Bedah Rumah di Desa Cukil Diduga Belum Terealisasi, Warga Pertanyakan Transparansi

    Senin, 13 April 2026, April 13, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T18:04:25Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Kab.Semarang |KompasJATENG.com– Program bedah rumah yang seharusnya menjadi solusi bagi warga kurang mampu diduga belum terealisasi sepenuhnya di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.


    Berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap unit rumah dalam program tersebut disebut menerima anggaran tahun 2025 sebesar Rp15 juta. Dana itu dikabarkan disalurkan melalui Kepala Dusun (Kadus) Delisem.


    Selain bantuan dana, sisa kebutuhan pembangunan disebut dipenuhi dalam bentuk material bangunan yang diambil dari salah satu toko bangunan di wilayah Ngaduman, Regunung, Plandong, Kota Salatiga.


    Adapun warga penerima manfaat diketahui berada di wilayah Jalan Klero–Suruh, Dusun Delisem, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.


    Namun hingga Senin (6/4/2026), saat awak media melakukan penelusuran di lapangan, realisasi program tersebut belum terlihat jelas. Sejumlah rumah yang seharusnya menjadi sasaran program belum menunjukkan adanya proses pembangunan atau renovasi.


    Salah satu narasumber yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa dana bantuan dari pihak kecamatan sebenarnya telah turun. Meski demikian, hingga kini belum ada pelaksanaan nyata di lapangan.


    “Informasinya dana sudah turun dari kecamatan, tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya.


    Sementara itu, Kepala Desa Cukil, Slamet Budiyono, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat desa terkait persoalan tersebut. Ia juga meminta agar informasi ini untuk sementara tidak dipublikasikan sebelum ada kejelasan lebih lanjut.


    “Saya coba komunikasi dulu dengan perangkat desa, mohon jangan dipublikasikan dulu agar tidak mencuat,” ujarnya singkat.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut terkait dugaan keterlambatan realisasi bantuan tersebut. Warga berharap adanya transparansi dan kejelasan dari pihak terkait agar program bedah rumah benar-benar tepat sasaran dan segera dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.(Red/Gbr)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini